tanyaku pada rembulan
mengapa sinarmu redup begini
sapaku pada angin malam
mengapa terpaanmu dingin begini
sedangkan sepi kian menghujam
di kala hati terkikis kerinduan
di ujung penantian malam
kala kurengkuh indahnya bayangan
berpegang asa kuhibur hati
kala kugoreskan pena
berpeluh rindu kurangkai kata
diatas secarik kertas putih ini s
eputih jiwa dan kerinduanku
ku rindu hadirmu ..
ku lukis asmara
dalam kanvas sanubariku
berwarnakan cinta dan kasih kita
bercatkan rasa setia dan saling percaya
berhiaskan ketulusan hati
bertekadkan kata sehidup
semati ku harap cinta kita kan abadi..
Selasa, 06 Mei 2008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar